Bukan Galau Biasa, Waspadai 5 Gejala Depresi

https://pixabay.com/id/illustrations/stres-kecemasan-depresi-masalah-1084525/

Depresi sering dikaitkan dengan keadaan ketika Anda melewati masa-masa buruk di kehidupan Anda. Mengalami putus cinta, masalah di tempat kerja hingga masalah sosial kemasyarakatan. Kegalauan melanda kehidupan Anda kadang berlangsung lama, kadang terlewati begitu saja. Kegalauan yang terus berlangsung lama inilah yang patut Anda waspadai.

Untuk membedakan kegalauan biasa yang Anda rasakan dengan gejala depresi, berikut ini saya jabarkan 5 gejala depresi yang dilansir dari laman healthline.

1. Kehilangan minat
 Seorang yang terkena depresi cenderung kehilangan minatnya dalam menjalani hidup. Bisa jadi penderita juga kehilangan minat pada hobi atau segala hal yang biasanya mereka sukai. Rasa semangat dalam menjalani aktifitas menurun drastis. Biasanya murung dan sedih berlarut-larut tanpa mau bangkit untuk mengatasi masalah yang sedang terjadi.

2. Memiliki kecenderungan untuk bunuh diri
Seorang penderita depresi bisa memiliki hasrat untuk melukai dirinya sendiri. Hal itu bisa dilakukan dengan sadar karena menganggap kematian bisa menyelesaikan segala problemnya. Tak jarang percobaan bunuh diri dilakukan, dari sekedar melakukan tindakan kecil yang berbahaya hingga perbuatan ekstrem yang benar-benar mengancam keselamatan jiwa.

3. Kehilangan harapan
Penderita depresi merasa hidupnya tak berdaya dan tak memiliki harapan lagi. Rasa benci kepada diri sendiri hingga rasa rendah diri kerap menghantui para penderita. Perasaan seperti merasa tak berguna dan menyalahkan diri sendiri juga sering menghinggapi mereka.

4. Mengalami gangguan tidur
Gejala yang umum terjadi pada penderita depresi adalah gangguan tidur. Biasanya berupa insomnia ataupun tidur yang berlebih. Selain itu gejala ini juga diiringi penurunan berat badan dan perubahan nafsu makan.

5. Emosi yang tidak stabil dan gangguan kecemasan
Penderita depresi pada umumnya memiliki emosi yang naik turun. Kadang emosi meledak-ledak, kadang sedih sekali hingga menangis. Mereka cenderung merasa hidup tidak tenang. Selalu cemas dan khawatir yang berlebihan hingga merasa panik dan sangat takut. Mereka tak bisa berfikir jernih maupun fokus terhadap hal lainnya selain hal yang dikhawatirkan.

Itulah tadi lima gejala yang umum terjadi pada penderita depresi berat. Jika Anda atau orang-orang di sekitar Anda terindikasi mengalami beberapa gejala di atas, segeralah berkonsultasi dengan ahlinya untuk mendapatkan perawatan medis dengan obat-obatan psikiatri. Anda juga bisa mencoba menerapkan metode penyembuhan secara islami jika tak ingin mengonsumsi obat-obatan kimiawi.

Mendampingi penderita dan memberi dukungan untuk proses kesembuhannya sangatlah diperlukan. Mencoba memahami kondisinya dan tidak selalu menyalahkannya atau memandang buruk penyakit kejiwaannya juga patut untuk dilakukan. Dukungan orang-orang tersayang merupakan faktor yang amat penting untuk melalui proses pengobatan yang tidaklah singkat.

Semua orang bisa saja terkena depresi. Manajemen stres yang buruk dan tak ada dukungan atau tempat berbagi masalah yang dihadapi kerap menjadi faktor pemicunya. Jangan lupa untuk selalu menjalani gaya hidup sehat dan selalu memberi nutrisi ruhani dengan sering datang ke majelis ilmu atau membaca ilmu agama yang bermanfaat. Tak kalah penting rajin-rajinlah berdoa untuk kesehatan jiwa dan raga Anda.



0 Comments